Peringatan Isra Mi’raj, Muslimat NU Abung Timur Gelar Pengajian Akbar di Sumber Agung


45 News, Lampung Utara – Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, menggelar Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus kegiatan rutin triwulan Muslimat NU Kecamatan Abung Timur. Kegiatan keagamaan tersebut dilaksanakan di Masjid Darussalam, Desa Sumber Agung yang berlangsung dengan khidmat, tertib, serta penuh kebersamaan, pada Minggu (4/1/2026).


Pengajian Akbar ini dihadiri oleh ratusan jamaah yang terdiri dari anggota Muslimat NU se-Kecamatan Abung Timur, pengurus ranting dan anak ranting, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Sumber Agung dan sekitarnya. Hadir pula Kepala Desa Sumber Agung, Armadan, SE, Ketua Pengurus Muslimat NU Kabupaten Lampung Utara, Ketua Muslimat NU Kecamatan Abung Timur Ibu Siti Samsiah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Muslimat NU Abung Timur dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat silaturahmi antar anggota, serta meningkatkan peran sosial keagamaan di tengah masyarakat. Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa bersejarah dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana refleksi spiritual untuk meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak umat Islam.


Selain diisi dengan rangkaian pengajian dan tausiah keagamaan, acara ini juga dirangkai dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim, anak yatim piatu, serta ibu-ibu lansia yang ada di wilayah Desa Sumber Agung dan sekitarnya. Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Muslimat NU terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus implementasi nilai-nilai ajaran Islam yang menekankan pentingnya berbagi, tolong-menolong, dan kepedulian sosial.


Ketua Muslimat NU Kecamatan Abung Timur, Ibu Siti Samsiah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan pengajian akbar dan santunan sosial ini merupakan bagian dari program rutin organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota Muslimat NU serta mempererat hubungan antara organisasi keagamaan dan masyarakat.



“Peringatan Isra Mi’raj ini kami jadikan momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan semangat ibadah, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Muslimat NU tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga berkomitmen hadir dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.


Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, sehingga keberadaan Muslimat NU semakin dirasakan manfaatnya oleh umat.


Sementara itu, Kepala Desa Sumber Agung, Armadan, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Muslimat NU Kecamatan Abung Timur beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan pengajian akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan saling peduli.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama mendukung kegiatan ini, sehingga Pengajian Akbar dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan lancar dan sukses,” kata Armadan, SE.


Ia menambahkan, Pemerintah Desa Sumber Agung sangat mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang dilaksanakan oleh organisasi masyarakat, khususnya Muslimat NU, karena sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan gotong royong.



“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Selain sebagai sarana ibadah, pengajian juga menjadi wadah silaturahmi yang dapat memperkuat ukhuwah islamiyah dan persatuan di tengah masyarakat,” tambahnya.


Puncak acara Pengajian Akbar ditandai dengan tausiah yang disampaikan oleh Almukarom Al-Faqir M. Masykuri, MR, yang merupakan Pengurus Pondok Pesantren Al-Falah Minhajul Karomah, Kotabumi Utara. Dalam ceramahnya, beliau mengulas secara mendalam makna dan hikmah peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya terkait kewajiban shalat lima waktu yang menjadi inti dari perjalanan spiritual Rasulullah SAW.


Menurut M. Masykuri, MR, Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa luar biasa yang terjadi dalam sejarah Islam, tetapi juga merupakan pesan spiritual bagi umat Islam agar senantiasa menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui shalat serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.


“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama. Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana untuk membentuk pribadi yang berakhlakul karimah, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab,” tuturnya di hadapan jamaah.


Ia juga mengajak seluruh jamaah, khususnya kaum ibu yang tergabung dalam Muslimat NU, untuk menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan masyarakat dengan menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak serta generasi muda sejak dini.


“Keluarga adalah madrasah pertama. Peran ibu sangat penting dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak. Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum Isra Mi’raj ini sebagai ajang introspeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.


Kegiatan pengajian berlangsung dengan suasana yang penuh kekhusyukan. Jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat Nabi, sambutan-sambutan, hingga tausiah penutup. Kebersamaan dan kekompakan antar anggota Muslimat NU terlihat jelas, mencerminkan soliditas organisasi dalam menjalankan program keagamaan dan sosial.


Dengan terselenggaranya Pengajian Akbar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, Muslimat Nahdlatul Ulama Kecamatan Abung Timur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat di Kabupaten Lampung Utara.


🟨 Editor: Redaksi 45 News

📅 Minggu, 4 Januari 2026
📍 Liputan: Tim PWRI Lampura

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama